Tfd6TUOlGUM7TSWpGUY0GSY5TY==
  • Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh

Penguatan Koperasi Desa Merah Putih Digerakkan, Wamenkop Dorong Ekonomi Rakyat dari Tangsel

Featured Image

Peran Koperasi Desa dalam Meningkatkan Perekonomian Rakyat

Penguatan peran koperasi desa sebagai salah satu instrumen penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat semakin nyata. Hal ini terlihat dari pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Regional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlangsung di Serpong, Kota Tangerang Selatan, pada Jumat (26/9/2025). Acara ini menjadi momen penting untuk mempercepat implementasi program KDKMP sebagai alat strategis dalam pembangunan ekonomi dari tingkat desa dan kelurahan.

Acara Rakor Regional KDKMP dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Farida Farichah, serta jajaran pejabat dari kementerian, lembaga negara, BUMN, dan perwakilan dari 10 provinsi. Hadirnya para peserta menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan koperasi desa sebagai bentuk kerja sama lintas sektor.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, selaku tuan rumah, menyampaikan dukungan penuh terhadap program KDKMP. Ia menekankan bahwa koperasi desa bukan hanya sebagai wadah ekonomi, tetapi juga sarana gotong royong yang mampu menggerakkan potensi masyarakat dari bawah. Ia berharap adanya sinergi antar kementerian, lembaga, dan daerah agar koperasi desa benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Farida Farichah menjelaskan bahwa koperasi desa memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai pusat distribusi barang, tetapi juga sebagai etalase karya dan hasil produksi masyarakat desa maupun kelurahan. Ia berharap seluruh mitra, termasuk kementerian dan lembaga yang hadir, dapat bekerja sama untuk mempermudah dan mempercepat terwujudnya KDKMP. Program ini, menurutnya, merupakan instrumen strategis pemerintah dalam menggerakkan perekonomian rakyat dari tingkat paling bawah.

Selain itu, kehadiran sejumlah mitra strategis seperti BNI, BRI, Bank Mandiri, BSI, Pertamina, Bulog, Pupuk Indonesia, dan Telkom turut memberikan kontribusi dalam memperkuat akses pembiayaan, distribusi, serta pendampingan bagi koperasi desa. Tujuannya adalah agar koperasi desa dapat beroperasi secara berkelanjutan dan efektif.

Dengan melibatkan lebih dari 100 perwakilan kabupaten/kota dari 10 provinsi, forum ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya seribu koperasi desa yang siap operasional. Farida menegaskan bahwa KDKMP bukan hanya menjadi hajat Kementerian Koperasi, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Terlebih, program ini mendapat perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia.

Farida optimistis bahwa keberadaan koperasi desa merah putih akan menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat dari berbagai lini. Selain itu, koperasi desa juga akan berkontribusi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan secara nasional. Dengan kolaborasi yang kuat dan komitmen yang jelas, KDKMP diharapkan menjadi model yang sukses dalam mendorong perekonomian masyarakat dari akar.

Penguatan Koperasi Desa Merah Putih Digerakkan, Wamenkop Dorong Ekonomi Rakyat dari Tangsel

0

0 Comments for "Penguatan Koperasi Desa Merah Putih Digerakkan, Wamenkop Dorong Ekonomi Rakyat dari Tangsel"